Kerusakan mesin cuci ada banyak macamnya, karena mesin cuci terdiri dari motor-motor penggerak drum, Drum ini sebagai wadah untuk pakaian yang dicuci atau yang dikeringkan, maka biasanya ada 2 motor di dalam mesin cuci yaitu motor penggerak drum cuci dan motor penggerak drum pengering. Salah satu kerusakana mesin cuci yang akan kita bahas dan pelajari adalah mengenai Pengering Mesin Cuci Rusak.

Saya tidak menyebutkan salah satu merk mesin cuci dimaksud. namun seperti yang kita ketahui bahwa prinsip kerja mesin cuci adalah sama. yaitu Mencuci, mengeringkan, membilas dan mengeringkan kembali.
salah satu Jenis Mesin cuci
Mesin Cuci 2in1
Jika terjadi kerusakan mesin cuci tidak bisa mengeringkan pakaian alias drain motor tidak bekerja maka yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  1. Matikan atau cabut kabel listrik mesin cuci anda agar terhindar dari kejutan listrik.
  2. Buka penutup belakang mesin cuci anda atau juga tutup bawahnya, tentunya dengan merebahkan mesin cuci tersebut.
  3. Periksa bagian katup pembuka air cucian, bisa dicari dengan menelusuri slang keluar air cucian hingga ke dalam.
  4. Jika sudah ditemukan lakukan pengecekan manual dan cara manual untuk mengeluarkan air cucian. 
  5. Perhatikan box khusus yang terhubung dengan katup drain (pengering) biasanya di ujung box ada semacam benang/sling penarik yang mengarah ke katup pembuka air, lepaskan box tersebut dan mulailah memeriksanya.
  6. Biasanya bagian ini terdiri dari motor penggerak yang menempel di dalam box, usahakan motor ini bisa anda lepas, namun hati2 sebab di bagian dalamnya terdapat gear pemutar untuk penggerak benang atau seling pembuka katup. 
  7. Contoh Gambar Drain (Pengering) Motor.
    Drain Motor Box
    Drain Motor Box
  8. setelah berhasil dilepas bersihkan karat yang menempel di setiap bagian magnet atau rotor, gunakan cleaner spray, Dibagian box drain ini juga terdapat konektor 220vac, sebenarnya di bagian inilah permasahan yang membuat pengering mesin cuci macet. Gunakan contack cleaner untuk membersihkan konektor atau tempat sambungan kabel yang ada pada box drain ini, namun jangan lupa pula untuk membersihkan bagian kepala kabelnya, gunakan contact cleaner juga hingga benar yakin  karat atau lapisan hijau penghalang kontak sudah bersih. 
  9. Pasang kembali box motor drain ke tempat asalnya dengan benar, dan padang kembali benang penarik katup dan lakukan test. Jika konektor kabel atau motor drain tersebut sudah bersih dan kontak kabel sudah bagus (nyambung kembali) maka mesin cucui anda dapat dipastikan bekerja kembali dengan baik.
  10. Selamat mencoba.
    Ternyata tidak terlalu sulit jika kita ingin melakukan ekperimen dengan memanfaatkan tegangan 5VDC dari output USB port yang ada di PC atau Laptop. Hal ini sudah kita bahas dalam artikel yang lalu (di sini). Tidak abdol jika yang akan kita buat tidak dilengkapi dengan sebuah rangkaian pembuatan Speaker Aktif bertegangan 5V DC.

    Berikut adalah gambar rangkaian Speaker Aktif yang sudah jadi dan siap untuk dirakit menggunakan peralatan kerja seperti Solder, Papan Sirkuit, Kabel-kabel, tang potong dan lainnya yang dibutuhkan. Sebagaimana yang sudah sama-sama kita pelajari maka saya anjurkan anda untuk membuat sendiri PCB dengan menggunakan PCB polos dan berkreasi dengan cairan FeCI3 atau H3 (gunakan sarung tangan). Untuk dapat merakit atau menggambar PCB anda bisa mencoba terlebih dahulu dari contoh rangkaian sederhana.  Lalu anda dapat mencoba menerapkan pada rangkaian berikut ini :

    Rangkaian Speaker Aktif 5V DC

    Komponen yang diperlukan : 

    Condensator : 
    C1 : 100Uf/10V
    C2,C3,C4,C8,C10 : 100n
    C5,C6, C7,C9 : 100Uf/25V
    Resistor :
    R1 : 1 ohm
    R2,R3 : 47K ohm
    R4 : 680 ohm
    R5,R6 : 4,7 ohm
    Integrated Circuit (IC) : TDA2822M
    Variable Resistor (VR)4,7K ohm x 2 (stereo)
    LED indikator : 1 
    Switch Power : 1
    Speaker : 4ohm/1Watt x2 

    Karena rangkaian diatas adalah sebuah penguat suara jenis stereo maka gunakan jack audio doble input (jack audio stereo) harap diperhatikan cata pemasangannya terutama pada CT atau Grounded nya. Sedangkan untuk konektor USB anda dapat mencari referensi pemasangan kabel tegangannya nya di mbah google atau anda dapat mempelajarinya sebagaimana gambar di bawah ini:


    Saudara-saudara pasti sangat mengenal ketersediaan koneksi USB pada  perangkat terutama pada PC atau Laptop. Disana pasti disediakan koneksi untuk berbagai keperluan penggunaan PC atau Laptop seperti buat kabel/Wireless Dogle Mouse,  lampu baca, dll. Perlu diketahui bahwa selain memiliki pin untuk transfer data pada konektor USB disediakan tegangan +5V yang bersumber dari PSU PC atau Laptop sehingga biasanya dapat kita jadikan charger untuk mengisi baterai HP atau bahkan untuk supply tegangan buat Speaker Aktif.

    Dengan sumber arus yang mumpuni yaitu sekitar 30A untuk penggunaan PC dan Pada Laptop berkisar 9A, besar sekali bukan?. oleh karena itu kita dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan termasuk untuk mensupply tegangan Power Amplifier Mini tentunya dengan sumber suara dari PC atau Laptop itu sendiri.

    Dengan rasa penasaran bagaimanakah "isi dalam" dari salah satu Speaker Aktif  yang sedang kita bicarakan tersebut : 
    Isi speaker Aktif menggunakan tegangan USB

    Ternyata komponen pendukung untuk pembuatan Spekaer aktif Komputer atau laptop yang menggunakan tegangan dari sumber Konektor USB tersebut sangat sederhana dan biasa-biasa saja. Tentunya hanya penggunakan komponen dengan supply tegangan +5V saja dan tambahan komponen lain yang dibutuhkan untuk sebuah pengeras suara, dan Suara yang dihasilkan sangat bagus karena didukung oleh sebauh tegangan dengan Arus yang lumayan besar. 

    Berikut gambar PCB lainnya :

    PCB Inside USB PA Speaker Aktif

    PCB Inside Spekaer Aktif USB

    Semoga bermanfaat.


    Untuk membangun sound sistem yang baik untuk sekedar digunakan dalam ruang tertutup maupun ruang terbuka (speaker lapangan) tentunya perlu memperhitungkan jenis speaker, amplifier dan box speaker yang digunakan. Tidak sekedar memiliki amplifier berdaya besar, dengan box speaker yang juga besar namun kenyataannya setelah dioperasikan ternyata kualitasnya tidak maksimal. Sepenuhnya kita juga harus mempunyai jiwa eksperimental dan memiliki teori-teori dasar dalam membangun sebuah sound sistem sebab bukan kita saja yang menikmati kerasnya suara tersebut namun orang disekitar kita yang tidak menyukai kerasnya suara speakerpun dapat kita buat menyukainya. Contohnya saja kita selalu memaksakan komponen seperti speaker kedalam box yang ternyata tidak sesuai dengan karakteristik speaker tersebut bahkan menumpuk-numpuk speaker besar biar kelihatan megah, lalu menggeber-geber nya dengan PA yang kurang pas untuk karakteristik speaker dan box speaker yang kita miliki.

    perangkat sound sistem

    1. Pilih Speaker dengan kualitas tinggi, 
    Speaker untuk generasi terbaru sudah tidak lagi menggunakan magnit ferit dengan ukuran yang besar dan berat, namun sudah menggunakan magnit NEO yang ukurannya relatif kecil tapi memiliki daya tarik magnit 5 kali lipat magnit ferit. Secara Umum Speaker terbagi menjadi 4 karakter, yaitu Hight, Midle, LowMidle, SubWoofer.

    2. Power Amplifier (PA) yang sesuai Speaker 
    gunakan PA yang sesuai dengan Speaker yang anda gunakan, mulai dari karakter dan wattnya. Minimal watt PA adalah 150% dari watt speakernya atau dapat dirumuskan“ Watt Speaker di bagi 2 lalu di kali 3 = watt PA“ , 

    3. Desain Box Speaker yang sesuai speaker dan jenis suara
    Box speaker harus sesuai dengan karakter speaker yang anda gunakan, untuk Box speaker SubWoofer secara umum menggunakan 1speaker dan 2speaker/boxnya meskipun ada yang menggunakan 4speaker/boxnya. Pada umumnya box speaker SubWoofer terbagi menjadi 2 bagian, yaitu box yang didesain untuk menggetarkan lantai atau tanah dan box yang di desain untuk menggetarkan udara. untuk box yang di desain untuk menggetarkan udara biasanya dilengkapi system horn subwoofer, jauh dekatnya suara tetap mengandalkan udara sebagai media rambatannya. 

    4. Menentukan Mixer dan Asessoriesnya
    Mixer  adalah unit penyampur dari beberapa audio yang masuk menjadi satu audio output yang akan di bagi kembali oleh Crosofer aktif menjadi 3Way / 4Way, yang membedakan adalah jumlah channel dan fungsinya. Jika Sound anda digunakan untuk acara live seperti Live Band sebaiknya menggunakan mixer minimal 32 Chanel yang original. Namun perlu diketahui pada acara live acessories akan sangat banyak dan kita harus siap dengan segala macamnya agar acara dimaksud berjalan dengan lancar dan memuaskan semua pihak. Untuk pemakaian terbatas /sendiri jangan lupa dengan jenis alat yang dinamakan equalyzer supaya kita tidak repot lagi dengan settingan input suara.

    5. Kabel Sound System,
    Untuk kabel listriknya, gunakan saja minimal kabel kawat NYA isi 3 (utamakan ada grounding agar kelistrikan lebih maksimal), ukuran minimal 3 mm dan kabel audionya tanyakan dengan pemilik sound atau konsultasi ke toko yang ada di daerah anda, itu akan lebih baik lagi. Karena semakin bagus kualitas kabel audio maka suara yang dihasilkan semakin prima. Biasakan memasang kabel speaker dengan tidak membalik polaritas tegangan yang ada pada input PA dan Input Speaker.

    6. Sumber Arus yang memadai 
    Pemakaian sumber tenaga listrik untuk sebuah sound adalah 220Volt / 5oHz. Untuk kebutuhan daya (watt) nya sebaiknya di sesuaikan dengan perangkat sound yang ada, misal sound dengan daya 10.000watt, maka akan di butuhkan sumber arus 2 kali lipat atau kurang sedikit dengan maksud sound sistem tidak akan kekurangan tenaga saat di geber.

    Speaker Lapangan

    7. Tata letak Speaker yang benar
    Pada unit sound sistem untuk acara live sebaiknya atur tata letak speaker dengan benar, tempatkan speaker penggetar lantai atau tanah pada lantai atau lebih dekat dengan tanah dan atur arah getaran ke penonton atau pemirsa yang akan menikmati dentuman musik. sedangkan untuk speaker penggetar udara diletakkan sedemikan rupa juga kearah penonton, dan upayakan jangan melawan arah angin agar suara bisa terdengar jauh (jika ingin terdengar jauh). Tidak ada salahnya mencoba beberapa kali penempatan speaker agar benar benar pas. Begitu pula untuk penggunaan indoor tentunya kualitas suara (audio) akan lebih enak didengar jika kita tahu urutan chanel suara dan posisi simetris sound.